BLOG

SEMOGA BLOG INI DAPAT BERMANFAAT, .........

Minggu, 06 April 2014

cara-membuat-facebook

Siapa yang tidak tahu facebook? Sebuah website yang dikunjungi paling banyak nomor 1 di dunia ini merupakan website sosial media yang paling laris beberapa tahun belakangan ini. Facebook sendiri sudah berdiri sejak tahun 2004 lalu yang didirikan Mark Zuckerberg, seorang mahasiswa yang saat ini pemuda terkaya di dunia.
Facebook sejatinya sebuah sosial media dimana semua orang dapat mendaftar disana. Semua orang dapat menggunakan facebook mereka untuk membagikan apa yang mereka rasakan, membagi foto, membagi catatan, atau bahkan berjualan melalui facebook. Beberapa orang membuat facebook memang memiliki beberapa tujuan. Salah satunya tentunya mencari teman, pacar, atau berjualan.
Namun, masih ada beberapa orang awam yang masih belum mengetahui bagaimana Cara Membuat Facebook. Nah, kali ini saya akan membagikan bagaimana cara mendaftar facebook dengan mudah. Sebelumnya, siapkan email untuk mendaftar facebook.
- Buka facebook.com pada web browser anda, maka akan muncul tampilan utama facebook. Selain itu, akan muncul juga form pendaftaran pada website facebook. Kurang lebih seperti dibawah ini.
- Isi semua data yang dibutuhkan, contohnya seperti diatas yang sudah saya isi semuanya. Setelah semua terisi dengan benar, silahkan klik mendaftar. Maka anda akan menuju ke halaman berikutnya.
- Anda bisa mencari teman dengan fitur search ini. Anda bisa mencari teman melalui Email yang anda daftarkan, atau melalui email lain. Namun disini saya melewatinya dan melangkah ke langkah selanjutnya.
- Disini anda disuruh mengisi data profil anda. Silahkan lengkapi data sesuai data asli anda dan juga lengkap. Agar teman anda mudah saat mencarinya. Setelah selesai, silahkan klik simpan dan lanjutkan.
- Dilangkah ke 3 ini, anda bisa upload foto yang anda inginkan. Namun disini saya tidak upload foto. Jika sudah, anda bisa klik simpan dan lanjutkan. Maka anda akan diarahkan ke halaman beranda anda.
- Anda disuruh untuk membuka email anda untuk konfirmasi bahwa akun email tersebut benar milik anda.
- Klik link konfirmasi yang ada pada email masuk anda.
- Setelah itu, anda akan diarahkan ke beranda anda dan hasilnya seperti dibawah ini. Selamat, akun facebook anda sudah selesai.

cara-membuat-email-yahoo

Sebelum lebih jauh membaca panduan cara membuat email ada baiknya sobat paham dulu apakah email tersebut, Email itu dalam bahasa inggris kependekan dari Elecronic Mail, atau dalam bahasa indonesia bisa diartikan dengan Surat Elektronik. ada beberapa Layanan untuk mendapatkan email secara gratis, diantaranya Yahoo, Gmail, dll. email itu sendiri sangat banyak fungsinya, selain untuk mengirim pesan, email juga berfungsi untuk verifikasi disaat kita membuat akun akun dibeberapa jejaring sosial, bahkan saat ini hampir semua segmen di internet membutuhkan yang namanya email. sebut saja salah satunya kegunaan email ini saat kita akan Membuat Blog, Nah kali ini saya akan menerangkan panduan Cara mudah membuat Email menggunakan layanan gratisan dari Yahoo.

1. Pertama tama silahkan buka yahoomail.com pada browser sobat, jika sudah akan keluar gambar seperti dibawah ini, silahkan sobat scrol mouse kebawah dan temukan tulisan create new account (lihat gambar yang saya lingkari.

2. Selanjutnya akan keluar form untuk sobat isi, silahkan sobat isi dengan lengkap form seperti gambar dibawah ini,
3. Setelah semua data di isi dengan benar jangan lupa masukan juga kode yang tertera, lalu klik create my account. bila tidak ada kesalahan dalam pengisian form, maka akan keluar gambar seperti dibawah ini, yang menandakan sobat berhasil membuat sebuah email Yahoo.


4. Selanjutnya tinggal klik Continue, dan akan keluar gambar seperti dibawah ini.

Nah, gimana sobat….mudah bukan Cara Membuat Email Yahoo. semoga panduan kali ini bermanfaat ya…

Rabu, 26 Maret 2014

Riba dan Jenis-jenisnya

Written By Admin on Jumat, 30 Agustus 2013 | 06.14
Definisi Riba

Riba secara bahasa bermakna: ziyadah (tambahan). Dalam pengertian lain, secara linguistik riba juga berarti tumbuh dan membesar . Sedangkan menurut istilah teknis, riba berarti pengambilan tambahan dari harta pokok atau modal secara bathil. Ada beberapa pendapat dalam menjelaskan riba, namun secara umum terdapat benang merah yang menegaskan bahwa riba adalah pengambilan tambahan, baik dalam transaksi jual-beli maupun pinjam-meminjam secara bathil atau bertentangan dengan prinsip muamalat dalam Islam.

Mengenai hal ini Allah mengingatkan dalam firman-Nya:

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan harta sesamamu dengan jalan bathil.” (Q.S. An Nisa: 29)

Dalam kaitannya dengan pengertian al bathil dalam ayat tersebut, Ibnu Al Arabi Al Maliki, dalam kitabnya Ahkam Al Qur’an, menjelaskan:
 
“Pengertian riba secara bahasa adalah tambahan, namun yang dimaksud riba dalam ayat Qur’ani yaitu setiap penambahan yang diambil tanpa adanya satu transaksi pengganti atau penyeimbang yang dibenarkan syariah.”

Yang dimaksud dengan transaksi pengganti atau penyeimbang yaitu transaksi bisnis atau komersial yang melegitimasi adanya penambahan tersebut secara adil. Seperti transaksi jual-beli, gadai, sewa, atau bagi hasil proyek. Dalam transaksi sewa, si penyewa membayar upah sewa karena adanya manfaat sewa yang dinikmati, termasuk menurunnya nilai ekonomis suatu barang karena penggunaan si penyewa. Mobil misalnya, sesudah dipakai nilai ekonomisnya pasti menurun, jika dibandingkan sebelumnya. Dalam hal jual-beli si pembeli membayar harga atas imbalan barang yang diterimanya. Demikian juga dalam proyek bagi hasil, para peserta pengkongsian berhak mendapat keuntungan karena di samping menyertakan modal juga turut serta menanggung kemungkinan risiko kerugian yang bisa saja muncul setiap saat.

Dalam transaksi simpan-pinjam dana, secara konvensional si pemberi pinjaman mengambil tambahan dalam bentuk bunga tanpa adanya suatu penyeimbang yang diterima si peminjam kecuali ke-sempatan dan faktor waktu yang berjalan selama proses peminjaman tersebut. Yang tidak adil di sini adalah si peminjam diwajibkan untuk selalu, tidak boleh tidak, harus, mutlak, dan pasti untung dalam setiap penggunaan kesempatan tersebut.

Demikian juga dana itu tidak akan berkembang dengan sendirinya, hanya dengan faktor waktu semata tanpa ada faktor orang yang menjalankan dan mengusahakannya. Bahkan ketika orang tersebut mengusahakan bisa saja untung bisa juga rugi. Pengertian senada disampaikan oleh jumhur ulama sepanjang sejarah Islam dari berbagai mazhahib fiqhiyyah. Di antaranya:

1. Badr Ad Din Al Ayni pengarang Umdatul Qari Syarah Shahih Al Bukhari:
“Prinsip utama dalam riba adalah penambahan. Menurut syariah riba berarti penambahan atas harta pokok tanpa adanya transaksi bisnis riel.”

2. Imam Sarakhsi dari mazhab Hanafi:
“Riba adalah tambahan yang disyaratkan dalam transaksi bisnis tanpa adanya iwadh (atau padanan yang dibenarkan syariah atas penambahan tersebut.”

3. Raghib Al Asfahani :
“Riba adalah penambahan atas harta pokok”

4. Imam An Nawawi dari mazhab Syafi’i:
“Riba adalah penambahan atas pinjaman seiring bertambahnya waktu”
Dari penjelasan Imam Nawawi di atas sangat jelas bahwa salah satu bentuk riba yang dilarang Al Qur’an dan As Sunnah adalah penambahan atas harta pokok karena unsur waktu. Dalam dunia perbankan hal tersebut dikenal dengan bunga kredit sesuai lama waktu pinjaman.

5. Qatadah:
“Riba jahiliyah adalah seseorang yang menjual barangnya secara tempo hingga waktu tertentu. Apabila telah datang saat pembayaran dan si pembeli tidak mampu membayar, maka ia memberikan bayaran tambahan atas penangguhan.”

6. Zaid bin Aslam:
“Yang dimaksud dengan riba jahiliyyah yang berimplikasi pelipat-gandaan sejalan dengan waktu adalah seseorang yang memiliki piutang atas mitranya. Pada saat jatuh tempo ia berkata: ‘bayar sekarang atau tambah.’”

7. Mujahid
“Mereka menjual dagangannya dengan tempo. Apabila telah jatuh tempo dan (tidak mampu bayar) si pembeli memberikan ‘tambahan’ atas tambahan waktu.”

8. Imam Ahmad bin Hanbal, pendiri madzhab Hanbali
“Imam Ahmad bin Hanbal ketika ditanya tentang riba beliau menjawab: Sesungguhnya riba itu adalah seseorang memiliki hutang maka dikatakan kepadanya apakah akan melunasi atau membayar lebih. Jikalau tidak mampu melunasi, ia harus menambah dana (dalam bentuk bunga pinjam) atas pe-nambahan waktu yang diberikan.”
 
Jenis-Jenis Riba
 
Secara garis besar riba dikelompokkan menjadi dua. Masing-masing adalah riba hutang-piutang dan riba jual-beli. Kelompok pertama terbagi lagi menjadi riba qardh dan riba jahiliyyah. Sedangkan kelompok kedua, riba jual-beli, terbagi menjadi riba fadhl dan riba nasi’ah.

1. Riba Qardh
Suatu manfaat atau tingkat kelebihan tertentu yang disyaratkan terhadap yang berhutang (muqtaridh).

2. Riba Jahiliyyah
Hutang dibayar lebih dari pokoknya, karena si peminjam tidak mampu membayar hutangnya pada waktu yang ditetapkan.

3. Riba Fadhl
Pertukaran antarbarang sejenis dengan kadar atau takaran yang berbeda, sedangkan barang yang dipertukarkan itu termasuk dalam jenis barang ribawi.

4. Riba Nasi’ah
Penangguhan penyerahan atau penerimaan jenis barang ribawi yang dipertukarkan dengan jenis barang ribawi lainnya. Riba dalam nasi’ah muncul karena adanya perbedaan, perubahan, atau tambahan antara yang diserahkan saat ini dengan yang diserahkan kemudian.

Mengenai pembagian dan jenis-jenis riba, berkata Ibnu Hajar al Haitsami:
“Bahwa riba itu terdiri dari tiga jenis, yaitu riba fadl, riba al yaad, dan riba an nasiah. Al mutawally menambahkan jenis keempat yaitu riba al qard. Beliau juga menyatakan bahwa semua jenis ini diharamkan secara ijma’ berdasarkan nash al Qur’an dan hadits Nabi.”

Jenis Barang Ribawi

Para ahli fiqih Islam telah membahas masalah riba dan jenis barang ribawi dengan panjang lebar dalam kitab-kitab mereka. Dalam kesempatan ini akan disampaikan kesimpulan umum dari pendapat mereka yang intinya bahwa barang ribawi meliputi:

  1. Emas dan perak, baik itu dalam bentuk uang maupun dalam bentuk lainnya.
  2. Bahan makanan pokok seperti beras, gandum, dan jagung serta bahan makanan tambahan seperti sayur-sayuran dan buah-buahan.
Dalam kaitan dengan perbankan syariah implikasi ketentuan tukar-menukar antarbarang-barang ribawi dapat diuraikan sebagai berikut:
  1. Jual-beli antara barang-barang ribawi sejenis hendaklah dalam jumlah dan kadar yang sama. Barang tersebut pun harus diserahkan saat transaksi jual-beli. Misalnya rupiah dengan rupiah hendaklah Rp 5.000,00 dengan Rp 5.000,00 dan diserah-kan ketika tukar-menukar.
  2. Jual beli antara barang-barang ribawi yang berlainan jenis diperbolehkan dengan jumlah dan kadar yang berbeda dengan syarat barang diserahkan pada saat akad jual-beli. Misalnya Rp 5.000,00 dengan 1 dollar Amerika.
  3. Jual-beli barang ribawi dengan yang bukan ribawi tidak disyaratkan untuk sama dalam jumlah maupun untuk diserah-kan pada saat akad. Misalnya mata uang (emas, perak, atau kertas) dengan pakaian.
  4. Jual beli antara barang-barang yang bukan ribawi diperbolehkan tanpa persamaan dan diserahkan pada waktu akad, misalnya pakaian dengan barang elektronik.
Dr Muhammad Syafi'i Antonio

Selasa, 11 Maret 2014

1234 Nama Bayi Lelaki Islam dan Artinya

SCBSFM.com - 1234 Nama Bayi Lelaki Islam, dimana nama adalah do'a dari orang tua kepada anak selama hidup dikandung badan.
Berikut kumpulan nama nama Islami sebanyak 1234 buah nama yang mengandung arti yang baik khusus untuk nama anak laki-laki Anda.
- ABAN: nama bayi laki Muslim - artinya "Perbuatan yang sangat jelas"
- ABADI: nama anak laki Muslim - bermakna "Yang Kekal"
- ABBAD: nama bayi laki Muslim - artinya "Ahli/yang banyak beribadah"
- ABBAS: bayi laki Muslim - "Nama sahabat Nabi Muhammad SAW"
- ABBASY: nama anak lelaki Islami - berkonotasi "Rajin berusaha"
- ABDUL ALIM: nama definisi "Hamba Allah Yang Mengetahui"
- ABDUL AZIM: nama - diartikan "Hamba Allah Yang Agung"
- ABDUL AZIZ: nama artinya "Hamba Allah Yang Mulia"
- ABDUL BAQI: nama bermakna "Hamba Allah Yang Kekal"
- ABDUL BARI: nama anak - berkonotasi "Hamba Allah Yang Banyak Kebaikan"
- ABDUL BASIT: nama - definisi "Hamba Allah Yang Melimpah Nikmat"
- ABDUL GHANI: nama Islami - berkonotasi "Hamba Allah Yang Pengampun"
- ABDUL HADI: nama bayi - definisi "Hamba Allah Yang Kaya"
- ABDUL HAFIZ: nama anak diartikan "Hamba Allah Yang Memelihara"
- ABDUL HAIY: nama anak - artinya "Hamba Allah Yang Hidup"
- ABDUL HAKIM: nama anak definisi "Hamba Allah Yang Bijaksana"
- ABDUL HALIM: nama diartikan "Hamba Allah Yang Lemah Lembut"
- ABDUL HAMID: nama bayi artinya "Hamba Allah Yang Terpuji"
- ABDUL HANAN: nama ermakna "Hamba Allah Yang Penyayang"
- ABDUL JABBAR: nama berkonotasi "Hamba Allah Yang Tegas"
- ABDUL JALIL: nama bayi lelaki Muslim - "Hamba Allah Yang Mulia"
- ABDUL JAWAD: nama Islami - diartikan "Hamba Allah Yang Pemurah"
- ABDUL KARIM: nama laki Islam - artinya "Hamba Allah Yang Pemurah"
- ABDUL KHALIQ: nama bermakna "Hamba Allah Yang Mencipta"
- ABDUL LATIF: nama berkonotasi "Hamba Allah Yang Lemah Lembut"
- ABDUL MAJID: nama anak lelaki Muslim - definisi "Hamba Allah Yang Mulia"
- ABDUL MANNAN: nama anakdiartikan "Hamba Allah Yang Memberi Nikmat"
- ABDUL MU'ATI: nama bayi artinya "Hamba Allah Yang Memberi"
- ABDUL MUHAIMIN: nama Muslim - bermakna "Hamba Allah Yang Berkuasa"
- ABDUL MUN'IM: bayi Islami - berkonotasi "Hamba Allah Yang Memberi Nikmat"
- ABDUL NASIR: nama bayi definisi "Hamba Allah Yang Menolong Bersegera"
- ABDUL QADIR: nama anak diartikan "Hamba Allah Yang Berkuasa"
- ABDUL QAHAR: nama anak laki laki artinya "Hamba Allah Yang Perkasa"
- ABDUL QAYYUM: namabermakna "Hamba Allah Yang Berkuasa"
- ABDUL RAHIM: nama anak berkonotasi "Hamba Allah Yang Penyayang"
- ABDUL RAHMAN: nama definisi "Hamba Allah Yang Pemurah"
- ABDUL RASYID: nama anak diartikan "Hamba Allah Yang Bijaksana"
- ABDUL RAUF: namaartinya "Hamba Allah Yang Pengasih"
- ABDUL RAZAK: nama bermakna "Hamba Allah Yang Memberi Rezeki"
- ABDUL SALAM: nama bayi Islami - konotasi "Hamba Allah Yang Penyelamat"
- ABDUL SAMAD: lelaki Muslim - definisi "Hamba Allah Yang Menjadi Tumpuan"
- ABDUL SYAKUR: nama anak diartikan "Hamba Allah Yang Bersyukur"
- ABDUL WADUD: nama anak laki laki Islam - artinya "Hamba Allah Yang Pengasih"
- ABDUL WAFI: nama anak laki Muslim - bermakna "Hamba Allah Yang Setia"
- ABDUL WAHAB: nama berkonotasi "Hamba Allah Yang Memberi"
- ABDUL WAHID: nama definisi "Hamba dari Allah Yang Esa"
- ABDUL WARITH: nama diartikan "Hamba Allah Yang Mewarisi"
- ABDULLAH: nama bayi laki laki Islam - artinya "Hamba Allah"
Kumpulan nama bayi Islami untuk putra Anda:
- ABHAR: bayi laki Muslim - bermakna "Yang bergemerlapan/Yang berseri"
- ABID: nama bayi lelaki Islami - berkonotasi "Yang beribadat"
- ABIDIN: nama bayi lelaki Muslim - definisi "Yang beribadat"
- ABRISAM: nama anak laki Islami - diartikan "Yang lembut/tampan"
- ABSYAR: nama anak laki laki Islam - artinya "Bergembira"
- ABU BAKAR: "Nama sahabat Nabi Muhammad SAW (Yang"
- ABU: nama berkonotasi "Pemaaf, Yang bertoleransi"
- ABU WASIM: nama anak lelaki Muslim - definisi "Yang tampan."
- ABU ZAR: "Nama sahabat Nabi Muhammad SAW"
- ADABI: nama artinya "Kesopananku, kesusasteraan"
- ADAM: nama bayi laki bermakna "Nama Nabi, ikutan, teladan"
- ADHAM: nama bayi lelaki Islami - berkonotasi "Yang tampan "
- ADIB: nama anak laki Islami - diartikan "Pujangga"
- ADIL: nama anak laki laki Islam - artinya "Yang adil"
- ADLAN: nama anak laki Muslim - bermakna "Keadilan"
- ADLI: anak lelaki Islami - berkonotasi "Keadilanku, kelurusanku"
- ADNAN: anak lelaki Muslim - "Nama datuk Nabi"
- ADWA': nama anak laki Islami - diartikan "Cahaya"
- AFDHAL: nama bayi laki laki Islam - artinya "Terbaik"
- AFFAN: nama bayi laki Muslim - bermakna "Pendaki"
- AFFANDI: nama berkonotasi "Gelaran bagi orang yang berkedudukan"
- AFHAM: nama bayi lelaki Muslim - definisi "Yang pandai"
- AFIF: nama anak laki Islami - diartikan "Yang bermaruah"
- AFIQ: nama anak laki laki Islam - artinya "Yang mulia"
- AFKAR: nama anak laki Muslim - bermakna "Yang bijak"
- AFLAH: nama anak lelaki Islami - berkonotasi "Yang beruntung"
- AFNAN: nama anak lelaki Muslim - definisi "Ketampanan yang berseri-/seri"
- AFQAR: nama anak laki Islami - diartikan "Fakir"
- AFSAR: nama bayi laki laki Islam - artinya "Lebih Jelas"
- AFWU: nama bayi laki Muslim - bermakna "Pemaaf"
- AGHA: nama bayi lelaki Islami - berkonotasi "Ketua, pimpinan"
- AGHNA: nama bayi lelaki Muslim - definisi "Berdikari"
- AHDA: nama anak laki Islami - diartikan "Beroleh petunjuk"
- AHLAM: nama anak laki laki Islam - artinya "Impian, kesabaran"
- AHLAMI: nama anak laki Muslim - bermakna "Impianku, kelembutanku"
- AHLAN: nama anak lelaki Islami - berkonotasi "Keselamatan"
- AHMAD: nama anak lelaki Muslim - definisi "Yang terpuji"
- AHMAS: nama anak laki Islami - diartikan "Yang bersemangat"
- AHNA: nama bayi laki laki Islam - artinya "Yang lemah lembut"
- AHNAF: nama bermakna "Yang berpegang teguh pada ajaran agama"
- AHSAN: nama bayi lelaki Islami - berkonotasi "Yang terbaik"
- AHWAS: nama bayi lelaki Muslim - definisi "Pemberani"
- AHWAZ: nama anak laki Islami - diartikan "Yang bersungguh-sungguh"
- AHZA: nama anak laki laki Islam - artinya "Yang beruntung"
- AIBAQ: nama anak laki Muslim - bermakna "Pesuruh"
- AIMAN: nama anak lelaki Islami - berkonotasi "Yang bertuah"
- AISAR: nama anak lelaki Muslim - definisi "Yang senang, mudah"
- AISY: nama anak laki Islami - diartikan "Mewah, kaya raya"
- AIYUB: nama bayi laki laki Islam - artinya "Nama nabi"
- AJAD: nama bayi laki Muslim - bermakna "Berbuat baik"
- AJMAL: nama bayi lelaki Islami - berkonotasi "Cantik, molek"
- AJWAD: nama bayi lelaki Muslim - definisi "Yang lebih pemurah"
- AKALIL: nama anak laki Islami - diartikan "Mahkota"
- AKBAR: nama anak laki laki Islam - artinya "Yang besar"
- AKHTAR: nama anak laki Muslim - bermakna "Yang terpilih"
- AKID: nama anak lelaki Islami - berkonotasi "Yang kuat, teguh, tetap"
- AKIF: nama definisi "Yang menumpukan dirinya pada sesuatu"
- AKMA: nama anak laki Islami - diartikan "Pimpinan"
- AKMAL: nama bayi laki laki Islam - artinya "Sempurna, sangat pandai"
- AKRAM: nama bayi laki Muslim - bermakna "Yang mulia"
- AKRAMAH: bayi lelaki Islami - "Nama sahabat Nabi Muhammad SAW"
- AKWA: nama bayi lelaki Muslim - definisi "Yang perkasa, kuat"
- ALAMGIR: nama anak laki Islami - diartikan "Penakluk dunia"
- ALAUDDIN: nama anak laki laki Islam - artinya "Ketinggian agama"
- ALHAM: nama anak laki Muslim - bermakna "Beroleh ilham"
- ALI: nama berkonotasi "Yang mulia, yang tinggi kedudukannya"
- ALIF: nama anak lelaki Muslim - definisi "Kawan rapat"
- ALIM: nama anak laki Islami - diartikan "Mengetahui"
- ALIM: nama bayi laki laki Islam - artinya "Yang mengetahui"
- ALIUDDIN: nama bayi laki Muslim - bermakna "Ketinggian agama"
- ALIYAN: nama bayi lelaki Islami - berkonotasi "Yang tinggi"
- ALLAMAH: nama bayi lelaki Muslim - definisi "Yang berilmu luas"
- ALMA': nama anak laki Islami - diartikan "Yang bergemerlapan"
- ALTAF: nama anak laki laki Islam - artinya "Baik hati,lemah lembut"
- ALTAMIS: nama anak laki Muslim - bermakna "Panglima, ketua"
- ALWAN: nama anak lelaki Islami - berkonotasi "Warna-warni"
- ALZAM: nama anak lelaki Muslim - definisi "Yang tekun"
- AMAD: nama anak laki Islami - diartikan "Tujuan"
- AMADI: nama bayi laki laki Islam - artinya "Masa, matlamatku"
- AMAL: nama bayi laki Muslim - bermakna "Cita-cita, harapan"
- AMALI: nama bayi lelaki Islami - berkonotasi "Cita-citaku, harapanku"
- AMALUDDIN: nama bayi lelaki Muslim - definisi "Cita-cita agama"
- AMAMI: nama anak laki Islami - diartikan "Golonganku"
- AMAN: nama anak laki laki Islam - artinya "Sentosa, keamanan"
- AMANAT: nama anak laki Muslim - bermakna "Pertaruhan, amanh"
- AMANI: nama anak lelaki Islami - berkonotasi "Kesejahteraanku"
- AMAR: nama anak lelaki Muslim - definisi "Yang ramai"
- AMILI: nama anak laki Islami - diartikan "Yang bekerja"
- AMIN: nama bayi laki laki Islam - artinya "Yang amanah, yang dipercayai"
- AMININ: nama bayi laki Muslim - bermakna "Orang-orang yang aman"
- AMINUDDIN: nama bayi lelaki Islami - berkonotasi "Pengamanah agama"
- AMIR: nama bayi lelaki Muslim - definisi "Putera, ketua, pemerintah"
- AMIRUDDIN: nama anak laki Islami - diartikan "Pembela agama"
- AMJAD: nama anak laki laki Islam - artinya "Mulia, soleh"
- AMKRUN: nama anak laki Muslim - bermakna "Orang-orang berkuasa"
- AMMAR: nama berkonotasi "Yang memakmurkan, yang kuat iman"
- AMNAN: nama anak lelaki Muslim - definisi "Ketenangan"
- AMNAN: nama anak laki Islami - diartikan "Tempat yang aman"
- AMNI: nama bayi laki laki Islam - artinya "Keamananku"
- AMRAN: nama bayi laki Muslim - bermakna "Yang memakmurkan"
- AMRIN: nama bayi lelaki Islami - berkonotasi "Perintah"
- AMRUN: nama bayi lelaki Muslim - definisi "Kemakmuranku"
- AMSYAR: nama anak laki Islami - diartikan "Yang cergas"
- AMZAR: nama anak laki laki Islam - artinya "Yang mulia"
- AN'AM: nama anak laki Muslim - bermakna "Yang diberi nikmat"
- ANAQI: nama berkonotasi "Keindahanku yang menawan hati"
- ANAS: nama anak lelaki Muslim - definisi "Kemesraan, cinta, kasih"
- ANDAR: nama anak laki Islami - diartikan "Yang berseri"
- ANIQ: nama bayi laki laki Islam - artinya "Yang kacak lagi menawan hati"
- ANIS: nama bayi laki Muslim - bermakna "Yang mesra, teman setia"
- ANMA: nama bayi lelaki Islami - berkonotasi "Yang maju"
- ANMAR: nama bayi lelaki Muslim - definisi "Air yang bersih"
- ANSAR: nama anak laki Islami - diartikan "Penolong, penyokong"
- ANSARI: nama anak - artinya "Penolongku, penyokongku"
- ANWAR: nama anak laki Muslim - bermakna "Yang bercahaya"
- ANWARI: nama anak lelaki Islami - berkonotasi "Cahayaku"
- AQHAR: nama anak lelaki Muslim - definisi "Yang gagah"
- AQIL: nama anak laki Islami - diartikan "Bijak, terpelajar"
- AQLAN: nama bayi laki laki Islam - artinya "Kebijakan"
- AQMAR: nama bayi laki Muslim - bermakna "Putih, cantik"
- AQRA: nama bayi lelaki Islami - berkonotasi "Pandai membaca"
- ARAFAT: nama bayi lelaki Muslim - definisi "Yang terkenal, kenalan"
- ARAMI: nama anak laki Islami - diartikan "Panji-panji"
- ARFA: nama anak laki laki Islam - artinya "Yang tinggi, mulia"
- ARFAN: nama anak laki Muslim - bermakna "Mengetahui"
- ARHAM: nama anak lelaki Islami - berkonotasi "Yang mesra"
- ARIB: nama anak lelaki Muslim - definisi "Yang mahir"
- ARIF: nama anak laki Islami - diartikan "Yang bijak, yang mengetahui"
- ARIFFIN: nama bayi laki laki Islam - artinya "Yang bijak"
- ARMAN: nama bayi laki Muslim - bermakna "Harapan, aspirasi"
- ARQAM: bayi lelaki Islami - "Nama sahabat Nabi Muhammad SAW"
- ARSALAN: nama bayi lelaki Muslim - definisi "Singa"
- ARSYAD: nama anak laki Islami - diartikan "Yang sangat cerdik"
- ARUMI: nama anak laki laki Islam - artinya "Asal keturunanku"
- ASAD: nama anak laki Muslim - bermakna "singa"
- AS'AD: nama anak lelaki Islami - berkonotasi "Yang berbahagia"
- ASDAQ: nama anak lelaki Muslim - definisi "Benar"
- ASFA: nama anak laki Islami - diartikan "Yang suci"
- ASHMAH: nama bayi laki laki Islam - artinya "Yang berani"
- ASIL: nama bayi laki Muslim - bermakna "Yang mulia"
- ASJAD: nama bayi lelaki Islami - berkonotasi "Emas, permata"
- ASKARI: nama bayi lelaki Muslim - definisi "Tentera"
- ASLAH: nama anak laki Islami - diartikan "Yang lebih baik"
- ASLAM: nama anak laki laki Islam - artinya "Selamat, terkawal"
- ASMAAN: nama bermakna "Hati yang suci dan pendapat yang teguh"
- ASMAH: nama anak lelaki Islami - berkonotasi "Yang pemaaf"
- ASMAI: nama anak lelaki Muslim - definisi "Hati yang suci"
- ASMAR: nama anak laki Islami - diartikan "Yang hitam manis"
- ASNA: nama bayi laki laki Islam - artinya "Yang tinggi, yang bersinar"
- ASNAWI: nama bayi laki Muslim - bermakna "Yang berseri, gemilang"
- ASRI: nama bayi berkonotasi "Masaku, kemajuanku mengikut masa"
- ASY'AR: nama bayi lelaki Muslim - definisi "Perasa, jiwa halus"
- ASYARI: nama anak laki Islami - diartikan "Perasaanku"
- ASYIQ: nama anak laki laki Islam - artinya "Kekasih, pencinta"
- ASYMAWI: nama anak laki Muslim - bermakna "Pemberianku"
- ASYRAAF: nama anak lelaki Islami - berkonotasi "Yang mulia"
- ASYRANI: nama anak lelaki Muslim - definisi "Periang, kemegahanku"
- ASYTAR: nama anak laki Islami - diartikan "Yang menawan"
- ATA: nama bayi laki laki Islam - artinya "Pemberian"
- ATAULLAH: nama bayi laki Muslim - bermakna "Kurniaan Allah"
- ATHAR: nama bayi lelaki Islami - berkonotasi "Suci, bersih"
- ATHARI: nama bayi lelaki Muslim - definisi "Yang bersih"
- ATHMAR: nama anak laki Islami - diartikan "Yang berjaya"
- ATIF: nama anak laki laki Islam - artinya "Belas Kasihan"
- ATMAM: nama anak laki Muslim - bermakna "Kesempurnaan"
- ATYAB: nama anak lelaki Islami - berkonotasi "Wangi"
- AUFA: nama anak lelaki Muslim - definisi "Yang setia"
- AUN: nama anak laki Islami - diartikan "Bantuan, pertolongan"
- AUNI: nama bayi laki laki Islam - artinya "Ketetapanku"
- AUS: nama bayi laki Muslim - bermakna "Pemberian"
- AWAD: nama bayi lelaki Islami - berkonotasi "Gantian, pemberian"
- AWADULLAH: nama bayi definisi "Pemberian dari Allah"
- AWALI: nama anak laki Islami - diartikan "Pedang"
- AWAM: nama anak laki laki Islam - artinya "Yang tangkas"
- AWLIYA: nama anak laki Muslim - bermakna "Kekasih"
- AWRAQ: nama anakberkonotasi "Yang memberi semangat"
- AWSAM: nama anak lelaki Muslim - definisi "Yang segak"
- AWUF: nama anak laki Islami - diartikan "Yang wangi"
- AWWAB: nama bayi laki laki Islam - artinya "Yang banyak bertaubat"
- AWWADI: nama laki bermakna "Yang bersungguh-sungguh"
- AWWAL: nama bayi lelaki Islami - berkonotasi "Pandai mentakwil"
- AWWAM: nama bayi lelaki Muslim - definisi "Perenang"
- AYADI: nama anak laki Islami - diartikan "Nikmat"
- AYSAR: nama anak laki laki Islam - artinya "Yang mudah"
- AYYUB: nama anak laki Muslim - bermakna "Nama nabi"
- AZAD: nama anak lelaki Islami - berkonotasi "Bebas, merdeka"
- AZAIM: nama anak lelaki Muslim - definisi "Pelbagai azam"
- AZAM: nama anak laki Islami - diartikan "Keazaman"
- AZAMUDDIN: nama bayi laki laki Islam - artinya "Keazaman agama"
- AZBIN: nama bayi laki Muslim - bermakna "Bersih, suci"
- AZFAR: nama bayi berkonotasi "Yang berjaya, yang menang"
- AZHAD: nama bayi lelaki Muslim - definisi "Yang zuhud, warak"
- AZHAR: nama Islami - diartikan "Yang berseri, yang gemilang"
- AZHARI: nama anak Islam - artinya "Yang berseri, yang gemilang"
- AZIB: nama anak laki Muslim - bermakna "Sabar dan gigih"
- AZIM: nama anak lelaki Islami - berkonotasi "Besar"
- AZIMAN: nama anak lelaki Muslim - definisi "Keazaman"
- AZIZ: nama anak - diartikan "Yang mulia, yang kuat, kekasih"
- AZIZAN: nama bayi Islam - artinya "Yang mulia, yang kuat, kekasih"
- AZIZI: nama bayi laki Muslim - bermakna "Kesayanganku, kekasihku"
- AZKA: nama bayi lelaki Islami - berkonotasi "Semakin maju"
- AZMAN: nama bayi lelaki Muslim - definisi "Cita-cita, tekad"
- AZMI: nama anak laki Islami - diartikan "Cita-citaku, tekadku"
- AZMIL: nama anak laki laki Islam - artinya "Kawan rapat"
- AZRI: nama anak laki Muslim - bermakna "Kekuatanku, penyokongku"
- AZWAR: nama anak lelaki Islami - berkonotasi "Rajin ziarah/emas"

Daftar Nama Bayi Perempuan Islam (Z) serta Artinya

SCBSFM.com - Daftar nama bayi perempuan Islam dimulai dari awalan huruf Z, disertai artinya pada bagian warna hijau muda. - ZAHIDAH: artinya "Rendah hati - tak rakus"
- ZAHIRAH: berkonotasi "Berkilau"
- ZAHIYAH: bermakna "Elok"
- ZAHRAH: bermakna "Bunga"
- ZAIDAH: bermakna "Suatu kelebihan"
- ZA'IMAH : adalah "nama Putri Rasulullah SAW"
- ZAINAB: berkonotasi "indah dan wangi"
- ZAITUN: definisi "Buah Zaitun"
- ZAKHRUF: diartikan "(1) Emas (2) Keindahan sesuatu"
- ZAKIYAH: artinya "(1) Tumbuh dengan baik (2) Bersih"
- ZALFA': bermakna "Kulit mutiara"
- ZAMZAM: berkonotasi "Air Zamzam"
- ZANIRAH: bermakna "(1) Kecil dan lembut (2) tali"
- ZARINAH: bermakna "Nama wanita dahulu"
- ZUBAIDAH: bermakna "Tokoh wanita di kerajaan Abbasiyah"
- ZUHRIYAH: bermakna "Bunga"
- ZUHUR: berkonotasi "Bunga-bunga"
- ZULAL: definisi "Tawar (air Tawar)"
- ZULFA: diartikan "Kedudukan yang dekat"
- ZURARAH: artinya "Nama burung"

Sabtu, 08 Maret 2014

Perkembangan akuntansi di indonesia

Praktik akuntansi di Indonesia sejak zaman VOC (1642). Akuntan – akuntan Belanda itu kemudian mendominasi akuntan di perusahaan – perusahaan yng juga di monopoli penjajahan hingga abad 19. Pada masa pendudukan Jepang, pendidikan akuntansi hanya diselenggarakan oleh Departemen Keuangan berupa kursus ajun akuntansi di Jakarta. Persertanya saat itu 30 orang termasuk Prof.Sumardjo dan Prof.Hadibroto. Bersama 4 akuntan lulusan pertama FEUI dan 6 lulusan Belanda, Prof.Sumardjo merintis pendirian Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) tanggal 23 Desember 1957. Pada tahun yang sama pemerintah melakukan nasionalisasi terhadap perusahaan – perusahaan milik Belanda. Hal ini menyebabkan akuntan – akuntan Belanda kembali ke negrinya dan pada saat itu akuntan Indonesia semakin berkembang. Perkembangan itu semakin pesat setelah Presiden meresmikan kegiatan pasar modal 10 Agustus 1977 yang membuat peranan akuntansi dan laporan keuangan menjadi penting. Bulan Januari 1977 Mentri Keuangan mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 43/1977 Tentang Jas Akuntan menggantikan Kepmenkeu 763/1968. Selain mewajibkan akuntan publik memiliki sertifikat akuntan publik, juga akuntan publik asing diperbolehkan praktik di Indonesia sepanjang memenuhi syarat. Akuntansi masa kini telah berkembang dalam tahap masa kedewasaan menjadi suatu aspek integral dari bisnis dan keuangan global. Keputusan yang berasal dari data-data akuntansi, pengetahuan mengenai isu-isu akuntansi internasional menjadi sangat penting untuk mendapatkan interpretasi dan pemahaman yang tepat dalam komunikasi bisnis internasional.
Sejarah akuntansi dan akuntan, memperlihatkan perubahan yang terus menerus secara konsisten. Pada suatu waktu, akuntansi lebih mirip sistem pencatatan bagi jasa-jasa perbankan tertentu dan bagi rencana pengumpulan pajak. Kemudian muncul pembukuan double entry untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan usaha perdagangan. Saat ini akuntansi beroperasi dalam lingkungan perilaku, sektor publik dan Internasional. Akuntansi menyediakan informasi bagi pasar modal-pasar modal besar, baik domestik maupun internasional.

Cara Menghitung dan Menjurnal PPN dan PPh 22 Impor


Cara Menghitung dan Menjurnal PPN Impor dan PPh Impor
Dahulu hanya perusahaan berstatus importir besar saja yang dibikin sibuk oleh urusan administrasi impor, termasuk menjurnal PPN dan PPh Impor (pasal 22) tentunya.
Seiring perkembangan ekonomi dan terjangan arus ‘perdangan-global’ yang kian deras—terutama sekali perdagangan elektronik (komputer dan gadget), saat ini bahkan counter HP yang badan usahanya masih peroranganpun sudah biasa mengimpor barang, meskipun mungkin kebanyakan via Singapore.
Patut diapresiasi tinggi, teman-teman yang yang bergerak di ruang terbatas (usaha kecil dan modal kecil) memiliki kesadaran yang begitu tinggi untuk melaksanakan kewajiban pajak mereka.
Sudah pasti mereka, para importir kecil, bukan hanya terbatas dalam hal skala usaha dan modal, tetapi juga menyangkut ketersediaan sumberdaya manusia.
Hanya saja, yang saya sayangkan (meskipun masih bisa saya pahami), dalam keterbatasan SDM, mereka rata-rata cenderung menomor-duakan kebutuhan akan pegawai accounting.
Salah satu kawan semasa sekolah dahulu, yang akhir pekan kemarin sengaja datang ke rumah untuk tanya-tanya soal pajak dan pembukuan mengatakan,
Untuk sementara saya belum merasa perlu cari orang accounting, toh anak-anak toko bisa hitung pakai kalkulator
(tapi kenyataannya sampai sengaja berkunjung untuk tanya-tanya soal pajak dan accounting, gumam saya dalam hati).
Sepertinya lebih baik saya nambah pegawai toko daripada angkat pegawai kantor hanya untuk urus pembukuan dan pajak. Sedangkan urusan import toh sudah diurus oleh DHL/Fedex”, dia menambahkan.
Sekalilagi bisa saya pahami. Ini adalah salah satu pengusaha yang salah persepsi tentang accounting dan pegawai accounting. Mungkin kawan saya ini berpikir kalau orang accounting sama fungsinya dengan kalkulator. Entahlah. Tapi saya memilih untuk tidak memabahas hal itu, karena saya pikir dia datang untuk minta bantuan (bukan untuk debat).
Kembali ke masalah utama… langsung ke cara menghitung PPN dan PPh Impor saja (saya ulang Bea masuknya juga mendapat pemahaman yang utuh).

Cara Menghitung PPN Impor dan PPh Impor (Pasal 22)

Mengenai custom clearance dan segala tetek-bengeknya, betul, jika pengiriman barang-impornya via kurir, sudah diurus oleh kurir—importir tinggal bayar ke mereka saja, tak perlu bayar ke Bea Cukai (DJBC) maupun ke kantor pajak.
Tetapi, mereka tidak tahu kalau ada sebagian dari biaya yang dikeluarkan tersebut sesungguhnya merupakan kredit pajak—mengurangi beban kewajiban pajak lainnya:
  • PPN Impor – Mengurangi PPN terhutang (Jika sudah PKP)
  • PPh 22 (Impor) – Mengurangi PPh 29 Badan/Perorangan di SPT
Kita langsung ke contoh kasus saja…
Contoh Kasus:
Tanggal 1 November 2011 PT. JAK impor barang elektronik senilai (FOB) $10,000, biaya kirim $500, asuransi $25. Tarif bea masuknya 15%. Kurs dari Kemenkau pada saat itu adalah Rp 8000/1 USD.
Atas impor barang tersebut, maka, importir, membayar:
  • Bea Masuk = ($10,000 + 500 + 25) x 15% = $1,578.75
  • PPN Impor = ($10,000 + 500 + 25 + 1,578.75) x 10% = $1,210.38
  • PPh Impor (Pasal 22) = ($10,000 + 500 + 25 + 1,578.75) x 7.5% = $907.78
Jika dirupiahkan, maka semua hasil perhitungan di atas dikalikan rate dari Kemenkeu. Sehingga menjadi:
  • Bea Masuk = $1,578.75 x Rp 8000 = Rp 12,630,000
  • PPN Impor = $1,210.38 x Rp 8000 = Rp 9,683,000
  • PPh Impor (Pasal 22) = $907.78 x Rp 8000 = Rp 7,262,250
Jika impor-nya via kurir (DHL/Fedex/UPS/EMS), biasanya kurir langsung menyodorkan tagihan untuk: Biaya Kirim + Bea Masuk + PPN Impor + PPh Impor (Ps 22). Sehingga importir membayar total $4,196.91 (atau Rp 33,575,250)—tanpa tahu bahwa ada sebagian dari pengeluaran tersebut sesungguhnya merupakan kredit pajak.
Dalam contoh kasus ini, anggaplah PT. JAK sudah PKP, maka kredit pajaknya adalah:
  • PPN Impor = Rp 9,683,000
  • PPh Impor (Pasal 22) = Rp 7,262,250
Sangat disayangkan  jika uang sebesar itu hilang begitu saja—gara-gara tidak tahu prosedur dan administrasinya yang benar.
Nah bagaimana mengkreditkan PPN dan PPh Impor? Sebelum ke situ, lebih baik jika saya bahas cara menjurnalnya terlebih dahulu, nanti sambil jalan saya bahas pengkreditannya.

Cara Menjurnal PPN Impor dan PPh Impor (Pasal 22)

Saya tidak akan membahas tehnis pengisian formulir SPT PPN maupun PPh—saya yakin anda semua sudah tahu caranya (jika belum, bisa Googling kan?). Saya akan bahas jurnalnya saja. Tentu dengan logika dibalik jurnalnya. Sehingga setelah membaca ini, bukan saja anda bisa menjurnal PPN dan PPh Impor tetapi juga memahami logika pengkreditannya, termasuk cara menjurnal pengkreditannya itu sendiri.
Supaya bisa dijurnal, tentu harus ada akun-nya terlebih dahulu. Jika belum ada, maka buat akunnya terlebih dahulu. Setelah akun tersedia, maka atas beban Bea Masuk, PPN Impor dan PPh Impor (Pasal 22) di atas dicatat dengan jurnal (tanggal 1 November 2011), sbb:
[Debit]. Biaya Kirim/Kurir = Rp 4,000,000
[Kredit]. Utang – DHL = Rp 4,000,000
[Debit]. Bea Masuk = Rp 12,630,000
[Kredit]. Utang – DHL (cq. DJBC) = Rp 12,630,000
[Debit]. PPN Impor = Rp 9,683,000
[Kredit]. Utang – DHL (cq. DJP) = 9,683,000
[Debit]. PPh Impor = Rp 7,262,250
[Kredit]. Utang – DHL (cq. DJP) = Rp 7,262,250
Atau dijurnal sekaligus, seperti di bawah ini juga bisa:
[Debit]. Biaya Kirim/Kurir = Rp 4,000,000
[Debit]. Bea Masuk = Rp 12,630,000
[Debit]. PPN Impor = Rp 9,683,000
[Debit]. PPh Impor = Rp 7,262,250
[Kredit]. Utang – DHL = Rp 4,000,000
[Kredit]. Utang – DHL (cq. DJBC) = Rp 12,630,000
[Kredit]. Utang – DHL (cq. DJP) = 9,683,000
[Kredit]. Utang – DHL (cq. DJP) = Rp 7,262,250
Catatan: Jika langsung dibayar tunai, akun “Utang” diganti dengan “Kas”. Seperti terlihat di atas, untuk sementara semua biaya terkait dengan impor berada di kelompok debit (aktiva).
Selanjutnya tinggal soal mengkreditkan saja. Pindah ke paragraf selanjutnya….

Mengkreditkan PPN dan PPh Impor

Setelah tutup buku bulan November 2011, diketahui PT. JAK ada penjualan lokal sebesar Rp 150,000,000. Disamping itu, ada pembelian bahan baku lokal dengan Faktur Pajak Masukan sebesar Rp 3,000,000. Berapa PPN Terutang PT. JAK untuk bulan November?
Anggap faktur pajak masukan (FPM) dan faktur pajak keluaran (FPK), semuanya sudah dijurnal dengan benar. Jika semua FPM dan FPK sudah dijurnal dengan benar, maka saldo PPN terutang angkanya pasti Rp 12,000,000 ( = Rp 15,000,000 – Rp 3,000,000)
Catatan: Lain kali saya akan bahas khusus jurnal PPN, mulai dari pembelian sampai penjualan.
Anggap saldo PPN Terutang-nya sudah benar, yaitu Rp 12,000,000. Jika PT. JAK TIDAK TAHU bahwa PPN impor-nya bisa dikreditkan, maka sudah pasti PT. JAK akan bayar semuanya, dengan jurnal:
[Debit]. Utang – PPN = Rp 12,000,000
[Kredit]. Kas = Rp 12,000,000
Padahal, jika PT. JAK tahu PPN Impor-nya bisa dikreditkan, sebelum PPN terutang-nya dibayar seharusnya saldo akun ‘PPN Impor’ tadi dilawankan dengan ‘Utang PPN’ terlebih dahulu—artinya: PPN Impor yang tadinya ada di sisi debit dipindahkan ke sisi kredit, lawannya utang PPN di sisi debit:
[Debit]. Utang PPN = Rp 9,683,000
[Kredit]. PPN Impor = Rp 9,683,000
Setelah jurnal pengkreditan PPN impor dimasukan maka otomatis saldo Utang PPN akan turun menjadi Rp 2,317,000 saja ( = Rp 12,000,000 – Rp 9,683,000). Dengan demikian, maka jurnal pembayaran PPN-nya menjadi:
[Debit]. Utang PPN = Rp 2,317,000
[Kredit]. Kas = Rp 2,137,000
Bandingkan Kas yang dikeluarkan antara yang sebelum dengan yang setelah PPN Impor dikreditkan, sangat jauh bukan? Sayang jika tidak dikreditkan. Tentu, bukti pembayaran PPN Impor harus disertakan dalam laporan PPN bersama-sama dengan faktur pajak masukan (FPM). Demikian terus setiap bulannya.
Nah itu baru pengkreditan PPN Impor-nya. Bagaimana dengan PPh Impor (Pasal 22)-nya? Nanti dikreditkan saat akan tutup buku tahun fiskal (31 Desember 2011).
Anggaplah Neraca PT JAK per 31 Desember 2011 menunjukan adanya ‘Utang PPh Pasal’ sebesar Rp 25,000,000 di sisi Passive (Kewajiban). Sementara itu di sisi aktiva ada saldo ‘Uang Muka Pajak (Pasal 25) menunjukan angka Rp 16,000,000 dan jangan lupa ada saldo PPh Impor juga sebesar Rp 7,262,250.
Sebelum Utang PPh dibayarkan perlu dibuatkan jurnal penyesuaian terlebih dahulu, untuk melawankan saldo uang muka pajak (PPh Pasal 25) dan mengkreditkan PPh Impor—sehingga saldo keduanya menjadi nol. Jurnal penyesuaiannya sbb:
[Debit]. Utang PPh = Rp 16,000,000
[Kredit]. Uang Muka PPh (Pasal 25) = Rp 16,000,000
Dengan jurnal ini, maka saldo Uang Muka PPh (Pasal 25) menjadi nol, dan saldo Utang PPh berkurang sebesar yang sama sehingga tinggal Rp 9,000,000 ( = Rp 25,000,000 – Rp 16,000,000) saja.
Terakhir kreditkan PPh Impor (Pasal 22) dengan cara memindahkannya ke sisi kredit, dengan jurnal:
[Debit]. Utang PPh = Rp 7,262,250
[Kredit]. PPh Impor (Pasal 22) = Rp 7,262,250
Dengan jurnal terakhir ini, maka saldo PPh Impor di aktiva jadi nol, dan saldo Utang PPh menurun sebesar yang sama sehingga saldonya tinggal Rp 1,737,750 ( = 9,000,000 – 7,262,250) saja. Nah angka saldo sebesar Rp 1,737,750 inilah yang dibayarkan. Saat dibayar jurnalnya:
[Debit]. Utang PPh (Pasal 29) = Rp 1,737,750
[Kredit]. Kas = Rp 1,737,750
Setelah pembayaran Utang PPh 29 dan jurnalnya dimasukan maka posisi saldo akan menjadi sbb:
  • PPh Impor (Pasal 22) = 0
  • Uang Muka PPh (Pasal 25) = 0
  • Utang PPh (Pasal 29) tahun fiskal 2011 = 0
Dengan demikian maka tuntas sudah penjurnalan PPN Impor, PPh Impor dan pengkreditannya, hingga ke PPN Terutang dan Utang PPh di akhir tahun fiskal.
Selanjutnya, seperti yang sudah saya sampaikan tadi, lain kesempatan saya akan bahas perlakuan PPN dari pembelian bahan baku sampai ke pembayaran PPN penjualan. Mungkin PPh juga saya bahas, tetapi secara bertahap pastinya. Selamat beraktivitas, semoga sukses selalu.